BRIN–LPDP Buka RIIM Kompetisi 2026, Kesempatan Pendanaan Riset hingga Tiga Tahun
Pendidikan / PenelitianBRIN dan LPDP kembali membuka program pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi 2026.
Jakarta – Kabar baik bagi para dosen, peneliti, dan lembaga riset di Indonesia. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali menghadirkan program pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi 2026 sebagai upaya memperkuat ekosistem penelitian dan inovasi nasional.
Program RIIM Kompetisi merupakan salah satu skema pendanaan strategis yang memanfaatkan dana abadi penelitian untuk mendukung pelaksanaan riset yang memiliki nilai kebaruan, potensi inovasi, serta kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Skema ini memberikan kesempatan kepada peneliti untuk menjalankan penelitian secara berkelanjutan melalui pendanaan multi-tahun dengan masa pelaksanaan hingga tiga tahun.
Pada pelaksanaan tahun 2026, proses penerimaan proposal direncanakan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama telah memasuki proses penilaian, sementara tahap kedua dijadwalkan akan mulai dibuka pada Juli 2026. Oleh karena itu, para calon pengusul diharapkan dapat mulai mempersiapkan proposal penelitian sejak dini.
RIIM Kompetisi tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah publikasi ilmiah, tetapi juga mendorong lahirnya hasil penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dunia usaha, maupun pemerintah. Luaran yang diharapkan meliputi artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, hak kekayaan intelektual, rekomendasi kebijakan berbasis bukti, hingga produk inovasi yang memiliki tingkat kesiapan teknologi yang memadai untuk proses hilirisasi.
Dalam pedoman terbaru RIIM Kompetisi 2026, terdapat beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan oleh calon pengusul. Ketua tim peneliti diwajibkan memiliki kualifikasi pendidikan minimal magister (S2) dan sedang menempuh studi doktoral (S3). Selain itu, setiap peneliti diperkenankan terlibat dalam maksimal tiga proposal pada periode pendanaan yang sama.
Pendanaan RIIM menggunakan mekanisme evaluasi berkala setiap 12 bulan. Penelitian yang menunjukkan capaian kinerja sesuai target dapat melanjutkan pendanaan ke tahun berikutnya tanpa harus mengajukan proposal baru.
Bagi peneliti yang berminat mengikuti program ini, seluruh proses administrasi dan pengajuan proposal dilakukan secara daring melalui platform RISNOV BRIN. Sistem tersebut digunakan untuk pengelolaan pendanaan mulai dari pengusulan, evaluasi, monitoring, hingga pengumuman hasil seleksi.
Melalui penyelenggaraan RIIM Kompetisi 2026, BRIN dan LPDP berharap semakin banyak riset berkualitas yang mampu menghasilkan solusi inovatif bagi berbagai tantangan pembangunan nasional serta memperkuat daya saing Indonesia di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Informasi lebih lanjut mengenai pedoman dan jadwal RIIM Kompetisi 2026 dapat diakses melalui platform RISNOV BRIN.